Kamis, 13 Desember 2018

MAKALAH FILSAFAT ILMU TENTANG ILMU, FILSAFAT, DAN FILSAFAT ILMU



FILSAFAT ILMU II
ILMU, FILSAFAT, DAN FILSAFAT ILMU




 

                                                
  KELOMPOK I
AGUNG WIJAYA BUDIMAN                          ICHWAN SUHAEFI   
INDRA ERDIANSYAH                                               MERSY PABARRUNG
NURQAIMUDDIN JALIL                                 RIAN WAHYULLAH

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA
PPS UNM
2018






FILSAFAT II

ILMU, FILSAFAT DAN FILSAFAT ILMU

“DisusungunamemenuhitugasmatakuliahFilsafatIlmu

OLEH :
KELOMPOK I
AGUNG WIJAYA BUDIMAN
ICHWAN SUHAEFI
INDRA ERDIANSYAH
MERSY PABARRUNG
NURQAIMUDDIN JALIL
RIAN WAHYULLAH


PROGRAM STUDI PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA
PROGRAM PASCASARJANA UNM
2018


KATA PENGANTAR
Puji dan Syukur kami panjatkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat limpahan Rahmat dan Karunia-nya sehingga kami dapat menyusun makalah ini. Salawat dan salam dihaturkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad SAW atas perjuangan beliau kita dapat menikmati pencerahan iman dan islam dalam mengarungi samudera kehidupan ini. Dalam makalah ini kami akan membahas mengenai “Ilmu, FilsafatdanFilsafatIlmu” dalam rangka memenuhi tugas matakuliahFilsafat Ilmu.
Makalah ilmiah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.
Kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan yang mendasar pada makalah ini. Oleh karena itu kami mengundang pembaca untuk memberikan saran serta kritik yang dapat membangun kami. Kritik konstruktif dari pembaca sangat kami harapkan untuk penyempurnaan makalah selanjutnya.
Akhir kata semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua.

Makassar, 15  November  2018


Penulis




DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL......................................................................................... i
KATA PENGANTAR.......................................................................................... ii
DAFTAR ISI........................................................................................................ iii
BAB I PENDAHULUAN.................................................................................... 1
1.1  Latar Belakang........................................................................................... 1
1.2  Rumusan Masalah...................................................................................... 3
1.3  Tujuan........................................................................................................ 3
1.4  Manfaat...................................................................................................... 3
BAB II PEMBAHASAN..................................................................................... 4
2.1  Ilmu............................................................................................................ 4
2.2  Filsafat....................................................................................................... 6
2.3  FilsafatIlmu............................................................................................... 11
2.4  Perbedaanfilsafatdanfilsafatilmu.............................................................. 15
2.5  Ilmupengetahuandanperkembangannya................................................... 17
BAB III PENUTUP............................................................................................. 19
3.1  Kesimpulan............................................................................................... 19
3.2  Saran......................................................................................................... 20
DAFTAR PUSTAKA.......................................................................................... 21
BIODATA PENULIS.......................................................................................... 22



 

BAB I
PENDAHULUAN
1.1  LatarBelakang
Bumiitubulat, sebelumkeadaaninidibuktikan, banyakilmuanberfikirtentangbentukbumiyang   kitatempatisaatini.  Ada  yang menganggapbumibumiitudatar,adajugayang menganggapbumiituberbentukcakramdataryang berpusatdikutuputaradandikelilingiolehdindingesantartika,sepertiyangdiungkapkanSamuelRowbotham(1816-1884).Bahkanjauhsebelummasehi,orang-orangyunanikunosudahadayangmeyakinijikabumiitubulat,namunmerekabelumbenar-benarbisamambuktikannya.
Jaman modernini,setelahdilakukanpenelitiandapatdibuktikanjikabumiitubenar-benarbulat.Untukmelakukanpenelitianitusetiapmanusiaharusmemlilikidasarilmupengetahuanyangbaik.Buktiyangnyatajikabumiitubulatsalahsatunyaadalahpadabulandesember1972, pesawatruangangkasa Apollo12berhasilmembuatpotretbumidandapatdilihatjikabumiitubulat.Peralatan-peralatanyang digunakantersebutpastinyadibuatolehmanusiayangmemilikiilmupengetahuanbaikdi bidangtersebut.
Selainteoritersebut,masihbanyakteorilainyang munculdaripemikiranmanusianamunbelumbisadipertanggungjawabkandenganpenelitian-penelitian. Sepertiteorievolusiyang diungkapkanDarwin, dalamYahya(2004),yangmenganggapSeluruhmakhlukhidupmunculmenjadiadasebagaihasilperistiwaalamiahbiasayang tidakdisengaja,atausecarakebetulan.Sampaisaatiniteoriitubelumbisaterjawabdenganpastidandianggapbagisebagianorang sebagaifilsafat,tapiberpengaruhbesardenganfilsafat-filsafatyang munculdenganberpondasipadateorievolusitersebutkarenamenganggapteoritersebutbenar.
Sanggahantentangteorievolusijugadinyatakanolehbeberapaahliilmupengetahuandibidangnyasepertiyang diungkapkanYahya(2004), “Filsafattersebutadalah"materialisme",yang mengandungsejumlahpemikiranpenuhkepalsuantentangmengapadanbagaimanamanusiamunculdimukabumi.Materialismemengajarkanbahwatidakadasesuatupunselainmateridanmateriadalahesensidarisegalasesuatu,baikyang hidupmaupuntakhidup.Berawaldaripemikiranini,materialismemengingkarikeberadaanSang  MahaPencipta, yaituAllah. Denganmereduksisegalasesuatuketingkatmateri,teoriinimengubahmanusiamenjadimakhlukyang hanyaberorientasikepadamateridanberpalingdarinilai-nilaimoral.Iniadalahawaldaribencanabesaryang akanmenimpahidupmanusia”.
Beberapacontohdiatasmenunjukkanbahwasebuahilmutidakpernahlepasdarisebuahfilsafatyang mendasarinya,darisebuahpemikiranmanusiayang dapatdipertanggungjawabkanlewatlogikaberpikirdanlogikabahasaakanmunculsebuahfilsafat, kamudiandarifilsafatituakanmembuatmanusiaberusahamembuktikan.Setelahfilsafattersebutbisaterbuktidenganbenarpastiakanadailmuyangmempelajaritentangteoriyang dihasilkanlewatfilsafattersabut.Untukitu,makalahinidisusununtukmembahaslebihmendalamtentangmaterimengenaiilmu, filsafat, danfilsafatilmu.
1.2  RumusanMasalah
Berdasarkanlatarbelakangdiatas,makarumusanmasalahdalammakalahiniadalahsebagaiberikut:
1.      Apayangdimaksuddenganilmu?
2.      Apayangdimaksudfilsafat?
3.      Apayangdimaksudfilsafatilmu?

1.3  Tujuan
Dari rumusan masalahdiatasmakatujuandalammakalahiniadalahsebagaiberikut :
1.      Untukmengetahuiapayangdimaksuddenganilmu.
2.      Untukmengetahuiapayangdimaksuddenganfilsafat.
3.      Untukmengetahuiapayangdimaksuddenganfilsafatilmu. 
1. 4Manfaat
Manfaat pembuatan makalah ini adalahsebagaiberikut :
1.      Dapatdigunakansebagaibahanpengajaran di bidangpendidikanmaupun di bidangpenelitian-penelitian
2.      Mahasiswadapatmenerapkanataumengembangkanteoridankonsep yang nantinyadiharapkandapatdipergunakandalampenelitian-penelitianberikutnya.




 
BAB II
PEMBAHASAN
2.1  Ilmu
A.    Pengertian ilmu
Ilmuatausainsjika disebutdalambahasa inggrismerupakan sebuahkatayang biasakitadengarsehari-hari,banyakorangyang mendefinisikan  tentang  ilmu, Menurut Lestari  (2013), Ilmu adalah seluruhusaha sadaruntukmenyelidiki,menemukan,danmeningkatkan pemahamanmanusia dariberbagai segikenyataandalamalammanusia. Segi-segiinidibatasiagardihasilkanrumusan-rumusanyang pasti.Ilmu memberikankepastian dengan  membatasi  lingkup  pandangannya,  dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya.
Sedangkan kajian-kajianyang telahdilakukanRachmandkk (2006:84),menyebutkanjika ilmuatau sainspada prinsipnya merupakan suatu usaha  mengorganisasi dan mensistematisasi common sense, suatu pengetahuanyang berasaldari pengalamandan pengamatan dalam kehidupan sehari-hari, dan dilanjutkan dengan suatu pemikiran secara cermat dantelitidenganmenggunakan berbagaimetodeyang biasa dilakukandenganpenelitian ilmiah(observasi,eksperimen,survey,studi kasus dan lain-lain).
MenurutTheLiangGiedalamSalakory danZulfendy (2006:181),jugamenyimpulkanbahwa ilmuadalahrangkaianaktivitas manusia yang  rasional dan kognitif dengan berbagai metode berupa angka prosedurdantatalangkahsehingga menghasilkankumpulan pengetahuanyangsistematis mengenaigejala-gejala kealaman,
Ketiga pernyataantersebutbisadiambilsatukesimpulan jika ilmupadaprinsipnyaadalahsuatuusahayang cermatdantelitiuntuk mempelajarisuatuhal denganmenggunakanberbagaimetode penelitian ilmiahtujuannya untukmeningkatkankemampuanmanusia diberbagai sisi kehidupan.
Untukciri-ciriilmuitusendirimenurutRossdanHag dalam Sadulloh (2003:46), mengemukakan bahwaciri-ciri sainsyaitu 1) bersifat rasional,2)bersifatempiris,3)bersifatumum,4),bersifatakumulatif. Ciriilmuyangpertamayaiturasional,yaitubisadiartikanjikauntuk melakukansebuahkegiatankilmuanharusmenggunakanakal(rasio). Ciriilmuyang keduayaitubersifatempiris,bisadiartikansebagaihasil daripengamatanyang diterimaolehindramanusia,kemudianbersifat ummyang tujuannya untukdimanfaatkan bagisemua makhlukdidunia, dan yang  terakhir  bersifat akumulatif yang  tujuannya untuk dikembangkan di masayang akan datang.
B.     Ilmu Merupakan Refleksi dari Hasrat Ingin Tahu Manusia
Sebagai makhluk yang berakal manusia selalu diliputi oleh hasrat ingin tahu. Oleh sebab itu, pengetahuan dimulai dari hasrat ingin tahu. Semakin kuat hasrat ingin tahu manusia, maka semakin banyak pengetahuannya. Pada dasarnya, ilmu mempunyai dua macam objek yaitu objek material dan objek formal. Berbagai pendekatan dan metode yang dilakukan oleh manusia dalam melakukan penyelidikan tentang alam semesta dan isinya, dibagi ke dalam tiga kelompok yaitu:
1)      Pendekatan deduktif yang menghasilkan metode-metode penyelidikan atau penelitian berbasis penalaran deduktif, seperti yang dilakukan dalam penelitian kuantitatif;
2)      Pendekatan induktif dan metode penelitian yang berbasis penalaran induktif, seperti yang dilakukan dalam penelitian kualitatif;
3)      Pendekatan yang menggabungkan penalaran deduktif dan induktif atau mix method, di antaranya, seperti yang dilakukan dalam penelitian tindakan.

2.2  Filsafat
        Selainilmusebagai usaha untukmangolah,memahamidan manghayatiduniamaka dibutuhkanpula sebuah pendekatanyang dinamakan filsafat. Menurut  Rachman dkk  (2006:55),  filsafat adalah usaha untukmemahamiataumengertiduniadalamhalmakna dannilai- nilainya.Bidang filsafatsangatluasdanmencakupsecarakeseluruhan sejauhdapatdijangkauolehpikiranmanusia.Filsafatberusaha untuk menjawabpertanyaan-pertanyaantentangasalmula dansifatdasaralam semesta tempat manusia hidup serta apa yang  merupakan tujuan hidupnya.
        Filsafat,dalam halinidianggapmemilikitanggung jawabpenting dalam  mempersatukan berbagai kajian ilmu  untuk  dirumuskansecara padu danmengakar dalam tigadimensi ilmiahnya(ontologi,epistemologi dan aksiologi)yangkokoh dan sejajardengan ilmu lain.
        Ontologimembahastentangapayang ingindiketahuiataudengan katalainmerupakanpengkajianmengenaiteoritentang ada. Dasar ontologidariilmuberhubungandenganmateriyang menjadiobyek penelaahan ilmu, ciri-ciri esensial obyek itu yang  berlaku umum. Ontologiberperan dalamperbincangan mengenaipengembangan ilmu, asumsidasarilmudan konsekuensinyapadapenerapanilmu.Ontologi merupakansarana ilmiahuntukmenemukan jalanpenangananmasalah secara ilmiah.Dalamhaliniontologiberperandalamproses konsistensi ekstensif dan intensif dalam pengembangan ilmu. Epistemologimembahassecara mendalam segenapprosesyang terlibatdalamusaha untukmemperolehpengetahuan.Initerutama berkaitandenganmetode keilmuan dansistematika isiilmu.Metode keilmuanmerupakansuatuproseduryang mencakupberbagaitindakan pikiran,polakerja,cara teknis,dantata langkahuntukmemperoleh pengetahuan baru atau mengembangkanyang telah ada.
        Aksiologiilmumembahastentang manfaatyang diperolehmanusia daripengetahuanyang didapatnya.Bilapersoalanvaluefreedanvalue bound   ilmu  mendominasi fokus perhatian aksiologi pada umumnya, makadalamhal   pengembanganilmubarumenjadidimensiaksiologi diperluaslagisehingga secara inherenmencakupdimensinilaikehidupan manusia sepertietika,estetika, religius(sisidalam)danjuga interrelasi ilmudenganaspek-aspekkehidupanmanusiadalamsosialitasnya(sisi luar aksiologi).Keduanyamerupakanaspekdaripermasalahantransfer pengetahuan.Relevansifilosofisinipada gilirannya mensyaratkanpula komunikasi lintas, inter dan muiltidisipliner  ilmu-ilmu terkait dalam upayamenjawabpersoalan dantantanganyangmunculdarifenomena yangada.Dengan katalain,prosestimbalbalikyang sinergisantara khasanah keilmuan dan wilayahpraktisimuncul, dan menjadi tanggungjawabfilsafatuntukmengkritisi,memetakandanmemadukan hal tersebut.
A.    LingkupFilsafat
Menurut  Rachman dkk (2006:59),  lingkup pengertianfilsafat sangat luas, bidanglingkup pengertianfilsafatyaitu sebagai berikut:
1.      Filsafat sebagai suatu kebijaksanaan yang rasional dari segala sesuatu
2.      Filsafat sebagai suatu sikap dan pandangan hidup
3.      Filsafat sebagai suatu metode
4.      Filsafat sebagai kelompok persoalan
5.      Filsafat sebagai sekelompok teori atau sistem pemikiran
6.      Filsafatsebagaianalisislogistentangbahasadanpenjelasanmakna istilah
7.      Filsafat sebagai suatu proses kritis dan sistematis dari segala pengetahuan manusia
8.      Filsafatsebagaiusahamemperolehpandanganyangkomperhensif menyeluruh
B.     Persoalan Filsafat
MenurutRachman dkk(2006:66),persoalan filsafatberbeda dengan persoalan non filsafat. Perbedaan terletak pada  materi dan ruanglingkupnya. Ciri-ciri persoalanfilsafat adalah sebagai berikut:
1.      Bersifat umum
2.      Tidakmenyangkut fakta
3.      Bersangkutan dengan nilai-nilai(values)
4.      Bersifat kritis
5.      Bersifat sinoptis
6.      Bersifatimplikatif
C.    Ciri-Ciri Berfikir Kefilsafatan
Berfikirkefilsafatanmemilikikaraktertersendiriyang dapat dibedakandari ilmulain.Menurut MustansyirdanMunir (2001:5) beberapa ciri berfikir kefilsafatan dapat dikemukakan sebagai berikut:
1.      Berfikir sampaiakar-akarnya(radikal)
2.      Menyangkut pengalamanumummanusia (universal)
3.      Hasilgenerasi dan abstraksi manusia (konseptual)
4.      Sesuai kaidah berfikir logis (koheren dan konsisten)
5.      Salingberhubungansecarateraturdanterkandungadanyamaksud tertentu (sistematis)
6.      Mencangkup atau menyeluruh untuk menjelaskan alam secara keseluruhan (komperhensif)
7.      Bertanggung jawab dari hasil pemikirannya setidaknya untuk hatinyasendiri.



D.    Filsafat dan Usaha Manusia Mencari Kebenaran
Beberapa definisi filsafat seperti yang dikemukakan oleh ahli filsafat atau filsuf sebagai berikut:
1.      Socrates mendefinisikan filsafat sebagaisuatu proses yang mempertanyakan tentang arche atau dasar atau awal mula atau asal usul alam dan berusaha menjawabnya dengan menggunakan logos atau rasio dan tidak mempercayai lagi hal-hal yang berkaitan dengan mitos atau legenda;
2.      Plato menndefinisikan filsafat sebagai penyelidikan tentang sebab-sebab dan asas-asas yang paling akhir dari segala sesuatu yang ada;
3.      Aristoteles mendefinisikan filsafat sebagai suatu upaya mencari prinsip¬-prinsip dan penyebab-penyebab berbagai realitas yang ada;
4.      Rene Descartes mendefisikan filsafat sebagai himpunan dari segala pengetahuan yang pangkal pemyelidikannya adalah berkaitan dengan Tuhan, alam, dan manusia;
5.      Al-Farabi, seorang filsuf Muslim terbesar sebelum Ibnu Sina berkata bahwa filsafat adalah ilmu tentang alam yang maujud dan bertujuan menyelidiki hakikat yang sebenarnya;
6.      Ibnu Rusyd mengemukakan bahwa filsafat merupakan pengetahuan otonom yang perlu dikaji oleh manusia karena ia dikaruniai akal;
7.      Titus mendefiniskan sebagai suatu proses pemikiran terhadap yang benar.

E.     Telaah Filsafat
Telaah filsafat menyangkut proses berpikir filsafat yang memiliki karakteristik sebagai berikut:
1.      berpikir radikal
2.      Mencari Asas
3.      Memburu Kebenaran
4.      Mencari Kejelasan.

2.3  FilsafatIlmu
Pengertian-pengertiantentang filsafatilmu,telahbanyak dijumpaidalamberbagaibukumaupun karangan ilmiah. Filsafatilmu adalahsegenap  pemikiran  reflektifterhadap  persoalan-persoalan mengenaisegalahalyang menyangkutlandasanilmumaupunhubungan ilmu  dengan  segala   segi  dari   kehidupan   manusia.  Filsafat  ilmu merupakansuatubidang pengetahuanintegrativeyang eksistensidan pemekarannyabergantung padahubungantimbal-balikdansaling- pengaruh antara filsafat dan ilmu.
Filsafatilmumerupakan penerusanpengembanganfilsafat pengetahuan.Objek darifilsafatilmuadalah ilmu pengetahuan. Oleh karenaitu setiap saatilmuitu berubah mengikutiperkembanganzaman dan keadaan.Pengetahuan lamamenjadi pijakan untuk mencari pengetahuan baru.
Menurut Pandia,FilsafatIlmumerupakanbagian dari epistimologi(filsafatpengetahuan)yang secara spesifikmengkajihakikat ilmu atau pengetahuanilmiah.Ilmu merupakancabang pengetahuanyang mempunyaiciri-ciri tertentu.Meskipun secarametodologisilmutidak membedakanantara ilmu-ilmualamdenganilmu-ilmusosial,namun karena permasalahan-permasalahanteknisyangbersifatkhas,maka filsafat ilmu ini seringdibagi menjadifilsafat ilmu-ilmu alam dengan ilmu-ilmu sosial.
Pokok permasalahan yang dikaji filsafat mencakup tiga segi yaitu:
1.      Logika,apayangdisebut benar danapayangdisebutsalah
2.      Etika, manayangdianggap baik dan manayangdianggap buruk
3.      Estetika,  apayangtermasuk jelek dan apayangtermasuk indah
Ketiga cabangutamainiakhirnyabertambah lagiyaitu:
a.       Metafisika,teoritentangada(tentanghakikatkeberadaanzat,tentang hakikat sertapikiran sertakaitan antarazat dan pikiran)
b.      Politik,kajian mengenaiorganisasi sosial/pemerintahanyangideal
Akhirnya  berkembang  lagi  menjadi  banyak  cabang  yang meliputi:
a.       Epistimologi (filsafat pengetahuan)
b.      Etika (filsafat moral)
c.       Estetika (filsafat seni)
d.      Metafisika
e.       Politik (filsafat pemerintahan)
f.       Filsafat agama
g.      Filsafat ilmu
h.      Filsafat pendidikan
i.        Filsafathukum
j.        Filsafat sejarah
k.      Filsafat matematika
Banyaksekalipernyataantentang konsepilmuyang dipaparkanoleh para ahli. Demikianpuladengankonsepfilsafat,banyakjugafilosofi-filosofi memberipernyataantentangkonseptersebut. Namunpada hakekatnyaantara ilmudanfilsafatataupun sebaliknyayaitufilsafatdenganilmumempunyai bounding .Dalamsetiapaspekkehidupan,kitatidakakanterlepasdariapa yang disebut dengan ilmu pengetahuan danpendidikan sertateknologi. Proses pendidikanmenuntutseseoranguntukmemahamisetiapbidang kajianilmu denganlebihluas danmendalam. Prosespembelajaranatau pendidikanini akanmenuntunseseorang untuklatihanberfikirilmiah,logisdankritis. Sehinggadibutuhkan ilmufilsafatuntukmendukung seseorang untuk memahamiilmu pengetahuan secaralebih mendalam.
Filsafatseringkalidisebutoleh sejumlah pakar sebagaiinduksemang dariilmu-ilmu.Filsafatmerupakandisiplinilmuyang berusahauntuk menunjukkan batas-batas dan ruang  lingkup  pengetahuan manusia secara tepatdanlebihmemadai. Filsafattelahmengantarkanpada sebuahfenomena adanyasikluspengetahuansehinggamembentuksebuahkonfigurasidengan menunjukkanbagaimana pohonilmupengetahuan” telahtumbuhmekar- bercabang secara subursebagaisebuahfenomenakemanusiaan.Masing- masing   cabang   pada  tahap  selanjutnya  melepaskan  diri  dari  batang filsafatnya,  berkembang  mandiri dan masing-masing  mengikuti metodologinyasendiri-sendiri.
Perkembanganilmupengetahuansemakinlama semakinmajudengan munculnyailmu-ilmubarudenganberbagaidisiplinyang akhirnya memunculkan pula sub-subilmupengetahuanbarukearahilmupengetahuan yang lebihkhususlagisepertispesialisasi-spesialisasi.Ilmupengetahuan hakekatnyadapatdilihatsebagaisuatusistemyangjalin-menjalindantaat asas(konsisten) dariungkapan-ungkapanyangsifatbenar-tidaknya dapat ditentukan   dengan  patokan-patokan  serta  tolok   ukur  yang   mendasari kebenaran masing-masingbidang.
Dalamkajiansejarahdapatdijelaskanbahwa perjalananmanusiatelah mengantarkandalamberbagaifase kehidupan. Sejak zaman kuno, pertengahandanmodernsekarang initelahmelahirkansebuahcarapandang terhadapgejala alamdenganberbagaivariasinya. Prosesperkembangandari berbagai fase kehidupanprimitip–klasikdan kunomenujumanusia modern telahmelahirkanlompatanpergeseranyang sangatsignifikanpadamasing- masing  zaman. Disinilah pemikiran filosofis telah mengantarkan  umat manusiadarimitologi orientedpadasatuarahmenujupolapikirilmiah ariented,perubahandaripolapikirmitosentriske logosentrisdalamberbagai segmentasi kehidupan.
Jadi,ilmuberhubungan dan mempersoalkan fakta-faktayang factual, diperoleh denganmengadakaneksperimen,observasi,danverifikasi,hanya berhubungandengansebagiandariaspekkehidupanatauperistiwadidunia ini. Sedangkanfilsafatmencoba berhubungandengankeseluruhan pengalaman,untukmemperolehsuatupandanganyanglebihkomperhensif danbermaknatentang sesuatutanpaharusdipertanggungjawabkandengan penyelesaian sains atau keilmuan.
Sedangkandariuraianyang telahdijelaskandikajianpustakabisadi artikanjikafilsafatilmumerupakanbagiandariilmufilsafatyangsangat berguna untukmengetahuiapa tujuanilmubagimanusia. Secaragarisbesar, filsafatilmumemberikanalasanyang mendasarmengapapengetahuan diperlukan bagi keteraturan dalam hidup manusia.
2.4  Perbedaan Filsafat dan Filsafat Ilinu
Dari berbagai uraian yang berkaitan dengan filsafat dan filasfat ilmu maka dapat diketahui persamaan filsafat dan filsafat ilmu adalah sebagai berikut:
1.      Mencari rumusan yang sebaik-baiknya dalam melakukan penyelidikan objek telaahannya secara tuntas, selengkap¬lengkapnya sampai ke akar-akarnya.
2.      Memberikan pemahaman tentang hubungan atau koherensi antara kejadian-kejadian yang ada dan dialami manusia serta menunjukkan penyebabnya.
3.      Berusaha memberikan sintesis yaitu suatu pandangan yang saling berhubungan dan berkaitan.
4.      Mempunyai sistem dan metode penelaahan.
5.      Berusaha memberikan penjelasan tentang kenyataan secara menyeluruh yang timbul dari hasrat ingin tahu manusia dan pengetahuan yang mendasarinya.
Sedangkan perbedaan antara filsafat dan filsafat ilmu adalah sebagai berikut:
a.       Objek material filsafat bersifat universal dan objek material filsafat ilmu bersifat khusus dan empiris;
b.      Objek formal atau sudut Pandang filsafat bersifat, sedangkan ilmu bersifat fragmentaris, spesifik, dan intensif;
c.       Filsafat dilaksanakan dalam suatu suasana pengetahuan yang menonjolkan daya spekulasi, kritis dan pengamatan. Ilmu menggunakan pendekatan riset.
Tujuan filsafat ilmu adalah:
a.       Memperdalam unsur-unsur pokok ilmu sehingga secara menyeluruh dapat dipahami sumber, hakikat, dan tujuan ilmu;
b.      Memahami sejarah pertumbuhan dan perkembanag serta kemajuan ilmu di berbagai bidang sehingga dapat diperoleh gambaran proses penemuan ilmu sejak zaman Yunani Kuno sampai pada zaman post modern;
c.       Mempertegas bahwa antara ilmu dan agama tidak ada pertentangan.


2.5  Ilmu Pengetahuan dan Perkembangannya
A.    Ilmu dalam Peradaban Yunani
Kemunculan ilmu pengetahuan di Eropa dimulai pada zaman Yunani Kuno. Periode ini sangat penting dalam peradaban manusia karena pada waktu itu terjadi perubahan pola pikir manusia, dari pola pikir mitosentris yang sangat mengandalkan mitos dalam menjelaskan fenomena alam kepada pola pikir logosentris yang sangat memperhatikan penggunaan kausalitas dalam memahami fenomena alam. Akibat perubahan pola pikir ini, manusia yang sebelumnya pasif dalam menghadapi fenomena alam berubah menjadi aktif dan kritis sehingga alam dijadikan objek penelitian.
B.     Perkembangan Ilmu Pada Kejayaan Islam
Pada masa kejayaan Islam, khususnya pada masa pemerintahan Dinasti Umayyah di Spayol dan Dinasti Abbasiya di Bagdad, ilmu berkembang sangat pesat. Kemajuan ilmu membawa Islam pada masa keemasan, di mana dalam masa yang sama di wilayah¬wilayah yang jauh seperti di dunia barat masih berada dalam abad kegelapan peradaban (dark age). Wahyu pertama yang diteritna Nabi Muhammad SAW, menjadi pangkal bagi pengembangan kreativitas umat Islam dalam mengembangkan ilmu yang berrnanfaat bagi kemanusiaan. Dalarn sejarah Islam, dikenal nama-nama seperti Al-Mansur, Al¬Ma’mun, dan Harun AI-Rasyid, yang memberikan perhatian besar pada perkembangan ilmu di dunia Islam.


C.    Perkembangan Ilmu dalam Kristen
a.       Adanya pengaruh Aristoteles, ibnu Rusyd, Ibnu Sina, sejak abad ke 12 hingga abad ke 13 telah tumbuh menjadi ilmu pengetahuan yang luas.
b.      Tahun 1200 M didirikan universitas Almamater di Perancis, yang menjadi embrio berdirinya universitas di Paris, Oxford, Montpelier, Cambridge dan
c.       Berdirinya ordo-ordo karena banyaknya perhatian orang terhadap ilmu pengetahuan menimbulkan dorongan yang kuat dan memberikan suasana semarak di abad ke-13 dan selanjutnya berpengaruh pada kehidupan kerohanian.
D.    Perkembangan Ilmu pada Zaman Renaisans
Zaman ini merupakan penyempurnaan kesenian, ilmu dan keahlian yang mewujudkan diri dalam diri para jenius yang serba bisa, seperti Leonardo da Vinci, penemuan percetakan, penemuan dunia baru (1492 M) oleh Columbus yang memberikan dorongan untuk meraih kemajuan ilmu (Amzal Bachtiar,2005:50).
E.     Perkembangan Ilmu pada Zaman Modern
Perkembangan ilmu pada zaman modern hanyalah perluasan dari perkembangan ilmu pada zaman renaisans.
F.     Perkembangan Ilmu pada Zaman Post Modern
Dalam masa ini perkembangan ilmu rekayasa genetika dan teknologi komputer dan informasi sangat pesat,

 
BAB III
PENUTUP
3.1  Kesimpulan

a.       Ilmuberhubungandanmempersoalkanfakta-faktayangactual,diperolehdenganmengadakaneksperimen, observasi,danverifikasi, hanyaberhubungandengansebagiandariaspekkehidupanatauperistiwa di duniaini.
b.      Filsafatmencobaberhubungandengankeseluruhanpengalaman,untukmemperolehsuatupandanganyang lebihkomperhensifdanbermaknatentangsesuatutanpaharusdipertanggungjawabkandenganpenyelesaiansainsataukeilmuan.
c.       Fungsifilsafatilmuadalahuntukmemberikanlandasanfilosofikdalammemahamiberbagikonsepdanteorisesuatudisiplinilmudanmembekalikemampuanuntukmembangunteoriilmiah. Filsafatilmumerupakanbagiandariilmufilsafatyang  sangatbergunauntukmengetahuiapatujuanilmubagimanusia. Secaragarisbesar, filsafatilmumemberikanalasanyang mendasarmengapapengetahuandiperlukanbagiketeraturandalamhidupmanusia.

3.2    Saran
Demikianlahpokokbahasanmakalahini yang dapat kami paparkan, Besarharapan kami makalahinidapatbermanfaatuntukkalanganbanyak.Karenaketerbatasanpengetahuandanreferensi, Penulismenyadarimakalahinimasihjauhdarisempurna, Olehkarenaitu saran dankritik yang membangunsangatdiharapkan agar makalahinidapatdisusunmenjadilebihbaiklagidimasa yang akandatang.




DAFTARPUSTAKA



Lestari,  Cinta.  2013. ArtidanPengertianMenurutKamusBesarBahasaIndonesia.http://pengertianbahasa.blogspot.com/2013/02/pengertian- ilmu.html.15.00 28-9-2014 WIB.

Pandia,Wisma.ModulKuliahFilsafatIlmu.Philadelphia.PhiladelphiaBaptist Evangelical Seminary.

Ranchman, Dkk. 2006.FilsafatIlmu. Semarang:UniversitasNegeri Semarang. Sadulloh, Uyoh. 2003.PengantarFilsafatPendidikan. Bandung: Alfabeta.
Salakori, M., Zulfendi. 2006. HelmintologiDalamPerspektifFilsafatIlmu.Universitas Sumatera Utara. Hal.180-187.



Yahya,Harun.  2004.KeruntuhanTeoriEvolusi.harunyahya.com/indo:Harun
YahyaInternasional 2004.





BIODATA PENULIS

Nama                                       : AgungWijayaBudiman
Stambuk                                  : 181050401104
Program Studi                         : PendidikanJasmanidanOlahraga
Kelas                                       : E 2018
Tempat, TanggalLahir : Mamuju, 27 Februari 1996
Alamat                                                : Jl. Rs. Faisal XVII
Agama                                     : Islam
Email                                       : Wijayaagung065@Gmail.Com
No. Telepon                            : 082148809073
















BIODATA PENULIS

Nama                                       : IchwanSuhaefi
Stambuk                                  : 181050401084
Program Studi                         : PendidikanJasmanidanOlahraga
Kelas                                       : E 2018
Tempat, TanggalLahir : Sinjai, 4 September 1992
Alamat                                                : BTN GriyaAsriSakinah Blok K1, No 7
Agama                                     : ISLAM
Email                                       : ichwansuhaefi24359@Gmail.Com
No. Telepon                            : 082346202838












  

BIODATA PENULIS

Nama                                       : IndraErdiansyah
Stambuk                                  : 181050401100
Program Studi                         : PendidikanJasmanidanOlahraga
Kelas                                       : E 2018
Tempat, TanggalLahir : Bulukumba, 25 September 1995
Alamat                                                : KompleksKodamKatangka
Agama                                     : Islam
Email                                       : dedindra.ie@Gmail.Com
No. Telepon                            : 082393326329
















BIODATA PENULIS

Nama                                       : MersiPabarrung
Stambuk                                  : 181050401096
Program Studi                         : PendidikanJasmanidanOlahraga
Kelas                                       : E 2018
Tempat, TanggalLahir : Bonoran, 28 September 1982
Alamat                                                : Bonoran, Toraja Utara
Agama                                     : KristenProtestan
Email                                       : mersypabarrung@Gmail.Com
No. Telepon                            : 085241566402
















BIODATA PENULIS

Nama                                       : NurqaimuddinJalil
Stambuk                                  : 181050401088
Program Studi                         : PendidikanJasmanidanOlahraga
Kelas                                       : E 2018
Tempat, TanggalLahir : Ujung Pandang, 16 September 1995
Alamat                                                : Jeneponto
Agama                                     : Islam
Email                                       : Nurqaimuddin.jalil@Gmail.Com
No. Telepon                            : 085210192789
















BIODATA PENULIS

Nama                                       : RianWahyullah
Stambuk                                  : 181050401092
Program Studi                         : PendidikanJasmanidanOlahraga
Kelas                                       : E 2018
Tempat, TanggalLahir : Jeneponto, 21 Oktober 1995
Alamat                                                : Cendrawasih
Agama                                     : Islam
Email                                       : rianwahyullah@Gmail.Com
No. Telepon                            : 085399879799